Studi Analisis Perbandingan Laju Korosi Pada Permukaan Material Plat Aluminium 1100-0 Dengan Menggunakan Inhibitor Cat Epoxy Diton 9120 Primer Grey Dalam Larutan Air Laut K3Fe 9,0%, NaOH 4,76%

Penulis

  • Yuliana Simons Universitas Balikpapan
  • Fransye Joni Pasau Universitas Balikpapan
  • Muhammad Syarif Universitas Balikpapan
  • Yosua Lau Yalla Universitas Balikpapan
  • Dwi Yusprasetyo Universitas Balikpapan

DOI:

https://doi.org/10.52158/nzwgxy77

Kata Kunci:

korosi, aluminium, inhibitor

Abstrak

Masalah korosi merupakan suatu material yang prosesnya berjalan lambat. Berbagai faktor dapat mempengaruhi terjadinya korosi diantaranya lingkungan campuran logam dan lain-lain. Aluminium mudah dibentuk, bisa ditempa menjadi lembaran, ditarik menjadi kabel, dan diekstrusi menjadi batang dengan berbagai bentuk penampang. Inhibitor secara umum adalah zat kimia. Penggunaan tiga jenis larutan yang berbeda memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laju korosi pada permukaan plat aluminium 1100-0. Larutan HCl menunjukkan tingkat korosivitas paling tinggi karena sifatnya sebagai asam kuat yang mampu melarutkan lapisan oksida pelindung aluminium, sehingga mempercepat terjadinya reaksi elektrokimia dan meningkatkan laju korosi secara signifikan. Penggunaan inhibitor berupa cat epoxy diperlukan sebagai pelindung permukaan aluminium 1100-O karena material ini rentan mengalami korosi ketika terpapar langsung oleh larutan yang bersifat asam, oksidatif, maupun basa. Cat epoxy berfungsi sebagai lapisan penghalang yang efektif untuk mencegah kontak langsung antara permukaan aluminium dan lingkungan korosif.

Referensi

[1] J. Integrasi, P. Vol, A. Pemanfaatan, K. Kunci, and B. Korosi, “JURNAL INTEGRASI PROSES Website : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jip UJI KEMAMPUAN TANIN DAUN KETAPANG SEBAGAI INHIBISI KOROSI PADA BAJA MILD STEEL DALAM PIPELINE 1 Jurusan Teknik Kimia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Jl . Jenderal Sudirman Km . 03 Cilegon , Banten – Indonesia 42443,” vol. 8, no. 1, pp. 45–50, 2019.

[2] A. Serbuk, P. L. Korosi, B. A. A, M. S. Ali, H. Praktikno, and W. L. Dhanistha, “Analisis Pengaruh Variasi Sudut Blasting dengan Coating Campuran Epoxy dan,” vol. 8, no. 1, 2019.

[3] I. R. Ngantim, Helmy Purwanto, “Analisis Laju Korosi Pada Plat Baja Lambung Kapal Dengan Umpan Anoda Korban Alumunium,” vol. 15 No. 2, pp. 174–179, 2019.

[4] R. Y. Aditama and E. Ginting, “Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya ( Carica Papaya L ) sebagai Inhibitor pada Baja Karbon AISI 1020 dalam Medium Korosif NaCl 3 %,” vol. 07, no. 01, pp. 69–76, 2019.

[5] D. Teknik, F. Teknik, U. G. Mada, D. Teknik, F. Teknik, and U. G. Mada, “SIFAT MEKANIK MICRO FRICTION STIR WELDING PADA PLAT ALUMUNIUM AA 1100 DENGAN KETEBALAN 400 µM Yogi Harsanto Muslim Mahardika,” pp. 292–296.

[6] H. A. Syaiful Arif Wicaksono, Agung Purniawan, “Pengaruh Penambahan Alumunium Terhadap Daya Adhesi dan Ketahanan Korosi Cat Epoksi,” pp. 21–24, 2015.

[7] J. T. Kimia et al., “PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN PEPAYA SEBAGAI INHIBITOR KOROSI PADA PLAT LOGAM BESI DALAM MEDIUM AIR LAUT Andrie Kurniawan Indra, Rizka Nurlaila*, Meriatna, Zulnazri, Syamsul Bahri, Iqbal Kamar,” vol. 3, no. Juni, pp. 376–384, 2023.

[8] M. S. E. Sri Handani, “PENGARUH INHIBITOR EKSTRAK DAUN PEPAYA TERHADAP KOROSI BAJA KARBON SCHEDULE 40 GRADE B ERW DALAM MEDIUM AIR LAUT DAN AIR TAWAR,” vol. 5, no. 2, pp. 175–179, 2012.

[9] M. Isra et al., “Pelatihan Pembuatan Inhibitor Korosi dari Ekstrak Daun ( Carica Papaya L ) di Gampong Mekar Jaya,” vol. 4, no. 2, pp. 308–313, 2025.

[10] K. A. Roni et al., “PENAMBAHAN INHIBITOR EKSTRAK DAUN PEPAYA ( CARICA PAPAYA L .) TERHADAP PENGARUH LAJU KOROSI PADA BAJA,” vol. 7, pp. 28–35, 2022.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-01

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Studi Analisis Perbandingan Laju Korosi Pada Permukaan Material Plat Aluminium 1100-0 Dengan Menggunakan Inhibitor Cat Epoxy Diton 9120 Primer Grey Dalam Larutan Air Laut K3Fe 9,0%, NaOH 4,76%. (2026). Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy, 6(1), 30-39. https://doi.org/10.52158/nzwgxy77