Pengaruh Panjang Jalur Perpipaan dan Jumlah Fitting terhadap Pressure Drop pada Sistem Rumah Gas Multi-Lini di Laboratorium PT. X

Penulis

  • Erixzen ShenaPutra Eswono Universitas Gresik
  • Lisa Puspita Ariyanto Universitas Gresik
  • Dedy Rachman Ardian Universitas Gresik

DOI:

https://doi.org/10.52158/jamere.v6i2.1648

Kata Kunci:

pressure drop, sistem rumah gas multi-lini, panjang jalur perpipaan, mekanika fluida, fittings

Abstrak

Sistem rumah gas (gas manifold system) merupakan infrastruktur penting dalam laboratorium industri yang berfungsi mendistribusikan gas dari tabung penyimpanan menuju berbagai titik pemakaian melalui jaringan perpipaan. Kinerja sistem dipengaruhi oleh panjang jalur perpipaan dan jumlah fitting yang menyebabkan kehilangan energi selama aliran sehingga menimbulkan pressure drop. Penurunan tekanan yang berlebihan dapat mengurangi stabilitas suplai gas, memengaruhi kinerja peralatan laboratorium, serta menurunkan efisiensi distribusi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh panjang jalur perpipaan dan jumlah fitting terhadap pressure drop pada sistem rumah gas multi-lini di Laboratorium PT. X, baik secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi variabel yang paling dominan memengaruhi pressure drop. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode observasional eksplanatori. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan pengukuran langsung menggunakan pressure gauge, alat ukur panjang, lembar observasi, dan dokumentasi teknis. Variabel independen meliputi panjang jalur perpipaan (X₁) dan jumlah fitting (X₂), sedangkan variabel dependen adalah pressure drop (Y). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS Statistics. Penelitian ini didasarkan pada teori mekanika fluida, meliputi persamaan kontinuitas, persamaan Bernoulli, persamaan Darcy–Weisbach, serta konsep major losses dan minor losses. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar dalam mengevaluasi konfigurasi jaringan perpipaan, mengoptimalkan sistem distribusi gas, meminimalkan kehilangan tekanan, serta meningkatkan keandalan dan efisiensi operasional sistem rumah gas multi-lini.

Referensi

[1] Compressed Gas Association. (2020). Handbook of Compressed Gases (5th ed.).

[2] ASTM International. (2021). ASTM MNL 35: Manual for the safe use of compressed gases in laboratory environments.; Compressed Gas Association (CGA). (2020). Handbook of Compressed Gases (5th ed.).

[3] Çengel, Y. A., & Cimbala, J. M. (2018). Fluid Mechanics: Fundamentals and Applications (4th ed.). McGraw-Hill.

[4] Fox, R. W., McDonald, A. T., Pritchard, P. J., & Leylegian, J. C. (2020). Fox and McDonald's Introduction to Fluid Mechanics (9th ed.). John Wiley & Sons.

[5] White, F. M. (2021). Fluid Mechanics (9th ed.). McGraw-Hill Education.

[6] Munson, B. R., Young, D. F., Okiishi, T. H., & Huebsch, W. W. (2021). Fundamentals of Fluid Mechanics (9th ed.). John Wiley & Sons.

[7] Crane Co. (2018). Flow of Fluids Through Valves, Fittings, and Pipe (Technical Paper No. 410). Crane Co.

[8] Bai, Q., & Bai, Y. (2014). Subsea pipeline design, analysis, and installation. Elsevier.

[9] Bambore, A., Hendrick, P., & Ponthot, J.-P. (2026). Study, modelling and computing of pressure losses in GH2 pipelines. Energies, 19(4), 885. https://doi.org/10.3390/en19040885.

[10] Sherza, J. S. (2024). Theoretical investigation of the major and minor losses in pipes and fittings. Journal of Engineering and Sustainable Development.

[11] Kogut, K., Kapusta, K., & Stańczyk, K. (2025). Changes in the operating conditions of distribution gas networks as a function of altitude conditions and the proportion of hydrogen in transported natural gas. Hydrogen, 6(4), 82.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-01

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Pengaruh Panjang Jalur Perpipaan dan Jumlah Fitting terhadap Pressure Drop pada Sistem Rumah Gas Multi-Lini di Laboratorium PT. X. (2026). Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy, 6(2), 85-93. https://doi.org/10.52158/jamere.v6i2.1648