Pengaruh Variasi Campuran Air Suling dan Air Mineral pada Larutan Elektrolit terhadap Tegangan Aki
DOI:
https://doi.org/10.52158/fym0zz84Kata Kunci:
variasi larutan elektrolit, tegangan, aki 35 Ah dan 45 AhAbstrak
Accumulator/aki adalah suatu jenis baterai yang banyak digunakan untuk kendaraan bermotor. Aki motor secara umum dibedakan menjadi dua jenis yaitu aki basah dan aki kering. Di dalam aki basah terdapat cairan yang disebut elektrolit, elektrolit ini terbuat dari kandungan asam dengan air. Namun kandungan asam yang dihasilkan terkadang tidak sama dikarenakan pemilihan campuran air yang digunakan kurang tepat. Tujuan dalam penelitan ini adalah untuk mengetahui campuran elektrolit paling efektif terhadap perfoma tegangan pada aki dengan membandingkan penggunaan antara air suling dan air mineral. Metode penelitian ini bersifat eksperimental dengan membandingkan variasi larutan elektrolit pada dua aki berkapasitas 35Ah dan 45Ah. Output yang menjadi perbandingan yaitu pengukuran nilai tegangan yang dihasilkan oleh dua buah aki yang diuji. Pengujian dilakukan dalam kurun waktu 15 menit sampai 120 menit sebelum dan setelah charge. Pengukuran pada mobil berkapasitas 1200 cc dengan putaran 1000 rpm sampai 3000 rpm, larutan elektrolit pada air suling mendapatkan nilai tegangan yang lebih tinggi daripada air mineral, dengan tegangan saat penuangan pertama setelah 120 menit yaitu 12.9 volt dan setelah dicharge naik menjadi 13.6 volt. Kemudian di mobil pada putaran 1000 rpm mendapatkan tegangan stabil 14.5 volt dan saat start engine pertama 10.2 volt. Kesimpulan dari penelitian ini elektrolit air suling terbilang lebih cocok digunakan untuk air aki ketimbang elektrolit air mineral. Untuk pemakaian jangka lama elektrolit air suling lebih baik dibandingkan elektrolit air mineral yang mudah panas saat digunakan pada jangka waktu yang lama dan diputaran rpm tinggi
Referensi
[1] D. P. Kosasih, “Pengaruh Variasi Larutan Elektrolite pada Accumulator Terhadap Arus dan Tegangan,” Mesa J. Fak. Tek. Univ. Subang, vol. 2, no. 2, pp. 33–45, 2018.
[2] Y. S. Ningsih, Gusnaedi, and Darvina Yenni, “Pengaruh Penambahan Aquadest Dan Air Accu (H 2 So 4 30%) Terhadap Arus Dan Tegangan Dari Sel Accu Dengan Menggunakan Air Singkong Karet (Manihot Glaziovii. M.a),” Pillar Phys., vol. 1, no. April, pp. 105–112, 2014.
[3] I. Paserangi and M. Yusuf Ali, “Pembuatan Cas Cepat Baterai Vrla (Valve Regulated Lead Acid) Pada Motor Listrik (Byvin) Teknik Mesin Unifa Quick Charging of Vrla (Valve Regulated Lead Acid) Battery on Electric Motor (Byvin) Teknik Mesin Unifa,” J. Apl. Tek. Dan Sains JATS, vol. 4, no. 2, 2023.
[4] M. Cahyadi, S. Meilufi, I. Saputra, and S. Saputra, “Pelatihan Perbaikan dan Perawatan Akumulator Aki Sepeda Motor bagi Masyarakat Setu Tangerang Selatan”.
[5] Unknown, “Nasrah Anjani’s home: Makalah tentang Accumulator/Aki,” Nasrah Anjani’s home. Accessed: Dec. 29, 2025. [Online]. Available: https://nasrahanjani.blogspot.com/2014/10/makalah-tentang-accumulator-aki.html
[6] I. Setiono, J. P. Sudarto, and T. Semarang, “Akumulator, Pemakaian Dan Perawatannya,” Metana, vol. 11, no. 01, pp. 31–36, 2015.
[7] Syahman Samhan Muhammad, Teknologi Baterai. issuu, 2018.
[8] T. Pipit Muliyah, Dyah Aminatun, Sukma Septian Nasution, Tommy Hastomo, Setiana Sri Wahyuni Sitepu, “Pemanfaatan Air Rendaman Sabut Buah Siwalan sebagai Energi Terbarukan Pengganti Air Zuur,” J. GEEJ, vol. 7, no. 2, pp. 5–15, 2020.
[9] M. Ginting and S. Jurusan Fisika, “Penentuan Besar Energi Listrik Aki Dengan Memvariasikan Jumlah Air Suling (H 2 O) Dan Asam Sulfat (H 2 So 4 ),” Jom Fmipa, vol. 1, no. 2, p. 199, 2014.
[10] V. Musli, “Analisis Kesesuaian Parameter Kualitas Air Minum dalam Kemasan yang Dijual di Kota ambon dengan Standar Nasional Indonesia ( SNI ) kualitas air minum dalam kemasan di kota Ambon ; mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas air minum dalam kemasan,” vol. 10, no. 1, 2016.
[11] W. Wayan, A. W. I. Putu, and W. I. Gede, “*3) *1,2,3),” vol. 3, pp. 94–102, 2021.
[12] E. P. Suwanto, Rancang Bangun Sistem Pengisian Baterai Berbasis Smart Charging Dengan Metode Pengisian Arus Konstan, no. July. 2016.
[13] J. Haryanto and W. B. Dwandaru, “Pengaruh Konsentrasi Larutan Elektrolit H2SO4 terhadap Tegangan dan Arus Keluaran Aki Kering Bekas Setelah Ditambah Larutan Nanopartikel Perak,” skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta, 2018. Accessed: Dec. 24, 2025. [Online]. Available: https://eprints.uny.ac.id/56285/
[14] E. Tarigan and A. Sebayang, “Pengaruh diameter pulley terhadap tegangan pengisian baterai pada engine stand 1500 CC,” Pros. Konf. Nas. Soc. …, pp. 675–683, 2021.
[15] Muhadrin, Kadir, and M. Hasbi, “Pengaruh Variasi Diameter Pully Altenator Konvensional Terhadap Pengisian Pada Toyota Kijang 5K,” J. ENTHALPY, vol. 2, no. 2, pp. 30–36, 2018.
[16] S. E. E. Profile, “Analisa Daya Alternator Terhadap Beban Pemakaian Kelistrikan Pada Mesin Kijang 4K the Alternator Power Analysis To the Electricity Usage Charges on Kijang 4K Engine Analisa Daya Alternator Terhadap Beban Pemakaian Kelistrikan Pada Mesin Kijang 4K the Alte,” no. October,
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Siti Norhidayah, Hildar Saputra, Yano Hurung Anoi, Ratnawati Ratnawati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








