Pengaruh Variasi Output Buck-Boost terhadap pH dan TDS pada Proses Elektrolisis Air

Authors

  • Septyana Riskitasari Politeknik Negeri Malang
  • Deasy Shandiya Ekawati Politeknik Negeri Malang
  • Wahyu Aulia Nurwicaksana Politeknik Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.52158/t5wzk262

Keywords:

Buck–Boost Converter, Densitas Arus, Elektrolisis, Kualitas Air, 4502C

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem monitoring kualitas air berbasis ESP32 dengan sensor pH 4502C dan sensor Total Dissolved Solids (TDS) selama proses elektrolisis menggunakan variasi tegangan dan arus output buck-boost converter. Rangkaian utama terdiri dari buck-boost converter yang diatur pada mode buck (5 V) dan boost (20 V), elektroda aluminium sebagai media elektrolisis, serta instrumen pengukuran pH dan TDS yang terintegrasi dengan mikrokontroler. Pengujian dilakukan dengan mencatat perubahan pH dan TDS pada interval waktu tertentu hingga 90 detik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor pH 4502C mampu mendeteksi kenaikan pH dari nilai awal 4,00. Pada kondisi 5 V 20 A (J = 4,03 mA/cm²) pH meningkat lebih cepat hingga 6,70, sedangkan pada kondisi 20 V 12 A (J = 2,41 mA/cm²) hanya mencapai 5,60. Hal ini membuktikan bahwa densitas arus berperan penting terhadap laju peningkatan pH akibat pembentukan ion OH⁻. Sensor TDS menunjukkan penurunan kadar zat terlarut dari nilai awal 169 ppm. Pada tegangan 5 V 20 A, TDS menurun lebih signifikan hingga 120 ppm, sedangkan pada 20 V 12 A hanya turun menjadi 139 ppm. Hasil ini menunjukkan variasi tegangan dan arus berpengaruh terhadap efektivitas penurunan zat terlarut dalam air.

References

[1] Abd. Gafur, W. Hamzah, and N. Syam, “Penerbit: Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI,” Window of Community Dedication Journal, vol. 3, no. 1, pp. 186–195, 2022.
[2] G. A. Pendong, J. Lumolos, and F. Pangemanan, “Peranan Pemerintah Desa Dalam Penyediaan Kebutuhan Air Bersih Di Desa Lompad Baru Kecamatan Ranoyapo Kebupaten Minahasa Selatan,” EKSEKUTIF Jurnal Jurusan Ilmu Pemerintahan, vol. 1, no. 1, pp. 1–8, 2018.
[3] Kiswanto, Wintah, N. Laila Rahayu, and E. Sulistiyowati, “Pengolahan Air Gambut Menjadi Air Bersih Secara Kontinyu Di Desa Peunaga Cut Ujong,” Jurnal Litbang Kota Pekalongan, vol. 17, pp. 6–15, 2019.
[4] E. Rolia, C. Oktavia, S. Retnaning Rahayu, M. Fansuri, and Mufidah, “PENYEDIAAN AIR BERSIH BERBASIS KUALITAS, KUANTITAS DAN KONTINUITAS AIR,” TAPAK (Teknologi Aplikasi Konstruksi), vol. 12, no. 2, pp. 155–165, May 2023, [Online]. Available: http://u.lipi.go.id/1320332466
[5] I. Urbayanti, H. Sriwinarno, and B. Basuki, “Studi Kelayakan Pengembangan Aspek Teknis Dan Finansial Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum Tingkat Pabrikan Di Daerah Istimewa Yogyakarta,” Jurnal Rekayasa Lingkungan, vol. 22, no. 1, pp. 32–45, 2022, doi: 10.37412/jrl.v22i1.133.
[6] S. Handayani, Sudarti|, and Yushardi, “ANALISIS KUALITAS AIR MINUM BERDASARKAN KADAR PH AIR MINERAL DAN REBUSAN SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN,” OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika, vol. 7, no. 2, pp. 385–395, Dec. 2023.
[7] G. Gusnawati, “Analisis Kualitas Air Minum Isi Ulang Dengan Menggunakan Teknologi Reverse Osmosis (RO),” Jurnal V-Mac, vol. 8, no. 2, pp. 66–70, 2023.
[8] F. Maghrufrah, B. S. Al Ikrom, and Windarta..., “Perancangan Konstruksi Alat Penjernih Air Kran Keruh Menjadi Air Minum Portable Tanggap Bencana Banjir Kapasitas 2000 Galon/Hari,” Jurnal Universitas Muhammadiyah Jakarta, pp. 1–8, 2023.
[9] S. Anzjarwati, L. S. Basilia, R. A. Aradiyah, and R. Purnaini, “Penyisihan Kadar TDS, pH, Dan Total Coliform Dalam Pengolahan Air Hujan Menjadi Air Siap Minum,” Jurnal Sains Teknologi & Lingkungan, vol. 9, no. 3, pp. 429–438, 2023, doi: 10.29303/jstl.v9i3.324.
[10] Lugas Jagad Satrianata, Edy Setiawan, and Anda Iviana Juniani, “Implementasi Sistem Filtrasi Air Alami Terintegrasi Sensor TDS dan ESP32 Untuk Pemenuhan Baku Mutu Air Kelas,” Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri, vol. 11, no. 3, pp. 690–699, 2024, doi: 10.33795/elkolind.v11i3.6157.
[11] T. Wahyuni, “Filter Air dengan Metode Elektrolisa,” Infotech Journal, vol. 2, no. 1, p. 236603, 2016.
[12] R. Maulidin, P. Jiwa, P. Yunta, and L. Indriyani, “RANCANG BUCK BOOST CONVERTER UNTUK MENGATUR ENERGI PADA BATERAI,” Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi, vol. 1, pp. 19–24, Apr. 2022.
[13] M. W. N. Okta, A. Murtono, and Y. Yulianto, “Analisa Rancang Bangun Buck-Boost Converter Untuk Sistem Charging Battery,” Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri, vol. 8, no. 1, pp. 34–41, May 2021, doi: 10.33795/elk.v8i1.225.
[14] M. Saputra, G. F. Yustiawan, I. Ridzki, Si. S. Wiwaha, and B. S. Gumilang, “Perancangan Dan Implementasi Half Bridge Dc – Dc Converter Dengan Kendali Arus Hysteresis,” ELPOSYS: Jurnal Sistem Kelistrikan, vol. 10, no. 1, pp. 72–77, Jun. 2023.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Pengaruh Variasi Output Buck-Boost terhadap pH dan TDS pada Proses Elektrolisis Air. (2025). Journal of Applied Smart Electrical Network and Systems, 6(2), 84-89. https://doi.org/10.52158/t5wzk262